Menghabiskan sebagian besar waktu kerja dengan duduk dapat memberikan tekanan pada tubuh, terutama pada punggung, leher, dan kaki. Untuk mengurangi dampaknya, penting menerapkan kebiasaan kerja yang lebih sehat. Perubahan kecil dalam tata cara bekerja dapat memberikan manfaat besar bagi kesehatan jangka panjang.
Langkah pertama adalah memperbaiki postur duduk. Duduk dengan punggung tegak, bahu rileks, dan kaki menapak lantai membantu menjaga tulang belakang tetap dalam posisi alami. Postur yang baik tidak hanya mengurangi rasa sakit pada tubuh, tetapi juga membantu pernapasan dan meningkatkan konsentrasi selama bekerja.
Istirahat singkat secara teratur juga sangat membantu. Berdiri selama 1–2 menit setiap setengah jam bisa melancarkan peredaran darah dan mengurangi ketegangan otot. Mengatur pengingat di ponsel atau komputer dapat membantu memastikan kebiasaan ini dilakukan secara konsisten. Kebiasaan kecil ini dapat memberikan perubahan signifikan pada kesehatan tubuh.
Selain itu, penggunaan meja kerja yang fleksibel dapat membantu mengurangi waktu duduk. Meja yang dapat diatur untuk berdiri memungkinkan pekerja berganti posisi antara duduk dan berdiri, sehingga tubuh tidak terpaku pada satu posisi terlalu lama. Pergantian posisi ini dapat membantu meningkatkan energi dan mengurangi rasa pegal.
Mengatur ruang kerja secara ergonomis juga sangat penting. Penempatan monitor pada ketinggian mata, jarak yang tepat antara tubuh dan keyboard, serta kursi yang mendukung kelengkungan punggung dapat membantu mencegah ketegangan otot dan kelelahan. Dengan menerapkan strategi kerja sehat ini, tubuh dapat tetap nyaman meski bekerja dalam waktu lama.
